Kesehatan 

Panglima TNI: Dokter Tidak Hanya Sebagai Agen Pelayanan Kesehatan, Namun Juga Sebagai Agen Perubahan, Pembangunan dan Agen Pertahanan”

Bisnis Metro, JAKARTA — Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. Ilham Oetama marsis, Sp.OG membuka secara resmi acara seminar Nasional antara TNI dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang bertemakan “Ketahanan Kesehatan Global Dalam Perspektif Pertahana Negara” di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Kamis(9/11/17)

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam acara Seminar Nasional tersebut mengatakan, “Dokter merupakan ujung tombak dalam menjaga dan membangun Indonesia dengan bertindak tidak hanya sebagai agen pelayanan kesehatan, namun juga sebagai agen perubahan, agen pembangunan serta agen pertahanan”. Ujarnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa IDI berperan sangat strategis dalam mewujudkan ketahanan nasional.

Panglima selanjutnya memaparkan , saat ini penduduk dunia sudah mencapai 7.577.667.445 miliar sedangkan kapasitas bumi hanya mencapai 3 sampai 4 miliar, oleh sebab itu dampaknya setiap hari anak meninggal dunia 41.095 anak (15 juta/th).

“Kita patut mewaspadai adanya ancaman senjata biologis massal yang diciptakan untuk melumpuhkan negara lain dan berpotensi menciptakan epidemi,” kata Panglima.

Menurutnya, kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi mengakibatkan percepatan perpindahan barang jasa dan manusia. Posisi geografis Indonesia tepat berada di persimpangan lalu lintas dunia menyebabkan ancaman wabah penyakit tropis dan infeksi sangat tinggi.

“Ancaman penyakit dari suatu negara bisa menjadi ancaman global dalam hitungan menit. Masih segar dalam ingatan kita kejadian kasus MERS dan flu burung yang menjadi ancaman global beberapa saat yang lalu,” ucap Gatot.

Gatot memastikan TNI siap digerakkan apabila terjadi musibah massal yang datang tiba-tiba dan tidak mudah diprediksi. TNI akan mengoptimalkan peran Babinsa sebagai mata dan telinga TNI di seluruh Indonesia.

“Apabila terjadi sesuatu peristiwa di masyarakat, maka Babinsa akan berkoordinasi dengan Babinkamtibnas, kepala desa, lurah, serta puskesmas untuk membeirkan pertolongan pertama.” pungkas Panglima TNI

Dalam seminar tersebut dilaksanakan juga penyematan PIN Agen Pertahanan pada seluruh peserta seminar sebagai bentuk komitmen dalam menjaga negara dari ancaman kesehatan global. (Yuni)

 

Related posts

Leave a Comment