TNI/POLRI 

Panglima TNI : Jadikan Event Dunia Sasaran Pembinaan Latihan Petembak TNI

Bisnis Metro, JAKARTA — Hasil prestasi juara Lomba Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017 harus diapresiasi dan dijadikan potret bagi tiap-tiap kontingen, guna mengevaluasi dan merencanakan pembinaan prestasi petembak secara profesional searah dengan kemajuan sport management, melalui sistem dan metoda Pembinaan Latihan Satuan (Binlatsat).
Demikian amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A pada Penutupan Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017 yang diselenggarakan TNI AU, bertempat di Lapangan Tembak Wing I Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/12/2017).
“Jadikan event menembak dunia sebagai sasaran dalam pembinaan dan latihan petembak, dengan mempedomani catatan pencapaian prestasi yang telah diraih, sebagai tolok ukur pembinaan prestasi dan motivasi atlet petembak angkatan,” kata Panglima TNI.
Terkait event tersebut, Panglima TNI mengatakan agar memprogramkan event menembak pada masing-masing angkatan sebagai bagian penyiapan keikutsertaan TNI pada Kejuaraan Asia-Asia Pasific Military Shooting Championship, AASAM (Australian Army of Skill Arms at Meeting) dan mempertahankan prestasi Juara Umum Lomba Tembak BISAM (Brunei International Skill Arms Meet) tahun 2018 di Brunei Darussalam.
Lebih lanjut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan agar mempedomani filosofi ‘Ala Bisa Karena Biasa’ yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan, serta evaluasi dari setiap tahapan latihan. “Selenggarakan event menembak di masing-masing angkatan sebagai evaluasi hasil pembinaan dan latihan satuan menuju event menembak tingkat Piala Panglima TNI selanjutnya,” ujarnya.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada para atlet petembak yang meraih predikat juara pada Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI tahun 2017. “Kepada yang belum berhasil, saya ingin mengatakan sekaligus mengingatkan bahwa hasil hari ini merupakan tantangan untuk tampil lebih baik di hari esok, sekaligus menjadi bahan evaluasi masing-masing angkatan dalam pembinaan petembak selama ini,” ujarnya.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menetapkan TNI AD sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI pada tahun 2018. “Saya minta disiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk penyelenggaraan lomba tembak” pungkasnya.
Adapun perolehan medali hasil Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017. yaitu Mabes TNI (3 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu), TNI AD (32 Emas, 16 Perak, 2Perunggu), TNI AL (6 Emas, 20 Perak, 5 Perunggu) dan TNI AU (1 Emas,4 Perak, 19 Perunggu). Keluar sebagai Juara Umum adalah kontingen TNI AD.
(Puspen TNI). Hasil prestasi juara Lomba Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017 harus diapresiasi dan dijadikan potret bagi tiap-tiap kontingen, guna mengevaluasi dan merencanakan pembinaan prestasi petembak secara profesional searah dengan kemajuan sport management, melalui sistem dan metoda Pembinaan Latihan Satuan (Binlatsat).
Demikian amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A pada Penutupan Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017 yang diselenggarakan TNI AU, bertempat di Lapangan Tembak Wing I Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/12/2017).
“Jadikan event menembak dunia sebagai sasaran dalam pembinaan dan latihan petembak, dengan mempedomani catatan pencapaian prestasi yang telah diraih, sebagai tolok ukur pembinaan prestasi dan motivasi atlet petembak angkatan,” kata Panglima TNI.
Terkait event tersebut, Panglima TNI mengatakan agar memprogramkan event menembak pada masing-masing angkatan sebagai bagian penyiapan keikutsertaan TNI pada Kejuaraan Asia-Asia Pasific Military Shooting Championship, AASAM (Australian Army of Skill Arms at Meeting) dan mempertahankan prestasi Juara Umum Lomba Tembak BISAM (Brunei International Skill Arms Meet) tahun 2018 di Brunei Darussalam.
Lebih lanjut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan agar mempedomani filosofi ‘Ala Bisa Karena Biasa’ yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan, serta evaluasi dari setiap tahapan latihan. “Selenggarakan event menembak di masing-masing angkatan sebagai evaluasi hasil pembinaan dan latihan satuan menuju event menembak tingkat Piala Panglima TNI selanjutnya,” ujarnya.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada para atlet petembak yang meraih predikat juara pada Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI tahun 2017. “Kepada yang belum berhasil, saya ingin mengatakan sekaligus mengingatkan bahwa hasil hari ini merupakan tantangan untuk tampil lebih baik di hari esok, sekaligus menjadi bahan evaluasi masing-masing angkatan dalam pembinaan petembak selama ini,” ujarnya.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menetapkan TNI AD sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI pada tahun 2018. “Saya minta disiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk penyelenggaraan lomba tembak” pungkasnya.
Adapun perolehan medali hasil Kejuaraan Menembak Piala Panglima TNI Tahun 2017. yaitu Mabes TNI (3 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu), TNI AD (32 Emas, 16 Perak, 2Perunggu), TNI AL (6 Emas, 20 Perak, 5 Perunggu) dan TNI AU (1 Emas,4 Perak, 19 Perunggu). Keluar sebagai Juara Umum adalah kontingen TNI AD. (Puspen TNI/Yuni)

Related posts

Leave a Comment