Feature Olahraga 

DIVIF 1 KOSTRAD GELAR KEJUARAAN TINJU REBUTKAN “SABUK EMAS PANGDIV 1 KOSTRAD”

Bisnis Metro, TANGERANG — Divisi Infanteri 1 Kostrad menggelar pertandingan tinju profesional yang memperebutkan sabuk emas beserta uang pembinaan dengan total Rp 52 Juta. Kejuaran tinju tersebut digelar di Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Sabtu(13/1/2018).

Di Indonesia, olahraga seni bela diri Tinju sudah kurang populer dikalangan masyarakat. Hal ini kemungkinan terjadi diakibatkan karena kurangnya penyelenggaraan pertandingan Tinju sehingga secara tidak Iangsung turut mendukung kemunduran animo masyarakat tentang olahraga Tinju yang mengakibatkan turunnya kualitas para atlit tinju maupun kepopuleran oIah raga tinju di masyarakat, Oleh karena hal itu, Divif 1 Kostrad dan AMPRO mengadakan pertandingan yang memperebutkan Sabuk Juara NasionaI Versi ATI dan Sabuk Emas PANGDIVIF I KOSTRAD, serta beberapa partai non geIar.

Acara yang disaksikan langsung oleh Panglima Divisi 1 Mayjend TNI Ainurrahman berlangsung seru dan meriah. Ditemui usai kejuaraan, Mayjend Ainurrahman berharap semakin banyak lahir atlet tinju Indonesia, khususnya dari kalangan Kostrad. “Kami mengadakan pertandingan ini dengan tujuan untuk mencari bibit atlet tinju yang bersumber dari prajurit kostrad pada khususnya dan TNI AD pada umumnya,” ujar Ainurrahman.

Adapun kejuaraan tinju ini memperebutkan Sabuk Emas Pangdivif 1 Kostrad untuk kelas Welter Yunior 63.5 kg, Kejuaraan Tinju Profesional Non Title versi ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) pusat kelas Bulu 57.1 kg, dan Kejuaraan Tinju Profesional Non Title versi ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) pusat kelas bantam junior 52.2 kg.

Pertandingan tinju ini cukup banyak disaksikan langsung pengunjung Mall Living World Alam Sutera berserta jajaran pasukan dan pimpinan Kostrad. Ainurrahman berharap nantinya ada atlet tinju dari pihak TNI yang dapat membantu Indonesia bermain di kancah Internasional.

“Kita bisa bangkit dari tinju, coba anda lihat Filipina, orang semua tahu Manny Pacquiao, dia yang buat negaranya terkenal dari tinju, jadi kenapa kita tidak demikian,” ujar Ainurrahman.

Pertandingan nantinya akan dilaksanakan dalam dua kelas yaitu kelas amatir dan profesional dengan pemain yang akan bertanding :

a. Pertandingan Kelas Profesional
1. Galih Susanto VS Marthin Luis Lumoly
2. Yopi Sialana VS Jefry Batok
3. Muhammad Supandi VS Carlos Obi Suru 4. Yeret Tildyuir VS Dedy Saputra

b. Pertandingan Kelas Amatir antara lain,
1. Caries Balan VS Corontuz Gultom
2. Martinus Tobing VS Michael Jack Marbun
3. Maradu Siregar VS Erick Elong Lasy
4. Fahmi VS Abner Amu.(Yuni)

Related posts

Leave a Comment