Megapolitan 

105 Rumah Rusak Akibat Gempa di Lebak, Banten

Bisnis Metro, LEBAK — Sebanyak 105 rumah rusak berat akibat diterjang gempa tektonik berkekuatan 6,4 Skala Richter pada Selasa (23/01/18) pukul 13.34 WIB. Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten Kaprawi.

“Titik gempa berada di koordinat 7,21 LS dan 105,91 BT atau tepatnya 81 km arah barat daya dari Lebak, Banten,” kata Kaprawi.

BPBD hingga saat ini belum menerima laporan mengenai korban jiwa akibat gempa tektonik itu. Namun, untuk sementara menerima laporan dari kecamatan sebanyak 105 rumah rusak berat tersebar di Kecamatan Bayah, Panggarangan, Lebak Gedong, Cimarga, dan Sajira.

Kemungkinan jumlah rumah yang rusak bertambah karena saat ini masih menerima laporan dari pihak kecamatan. BPBD kini sudah membuka posko bencana gempa tektonik karena guncangan kegempaan cukup besar hingga terasa di Jakarta.

“Kami minta warga yang rumahnya rusak diterjang gempa segera melaporkan ke aparat kecamatan,” ujarnya.

Menurut Kaprawi, dari 105 rumah yang rusak itu lebih parah di antaranya di Kecamatan Panggarangan sebanyak 82 rumah dan Cilograng sembilan rumah. Sebab, lokasi daerah itu cukup berdekatan dengan pusat gempa tektonik di Pesisir Lebak.

Gempa tektonik itu cukup lama sekitar sekitar 40 detik sehingga bisa menimbulkan kerusakan. “Kami sampai ini terus melakukan pemantauan karena lokasi kegempaan cukup berjauhan hingga 140 kilometer dari Kota Rangkasbitung ibu kota Kabupaten Lebak,” katanya. (Edr)

Related posts

Leave a Comment