Feature Megapolitan 

Jalin Silaturahim, Yayasan Wakaf Bina Amal Kunjungi Rumah Singgah Pasien IZI

Bisnis Metro, SEMARANG  – Dalam rangka jalin silaturahim antar lembaga, LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) menerima kunjungan dari Yayasan Wakaf Bina Amal.

Kunjungan yang dilaksanakan di Rumah Singgah Pasien IZI Jateng tersebut dimaksudkan untuk turut berikan bantuan baik moril maupun materil kepada para pasien.

Rahayuningsih selaku Ketua Bidang Dakwah Yayasan Bina Amal mengaku terharu dengan kondisi RSP IZI Jateng yang penuh pelayanan. Ia berpesan kepada para pasien agar selalu semangat dan berprasangka baik dengan kondisi yang dialami.

“Tentu saja saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan IZI yang begitu ramah dan penuh persiapan dalam melayani para pasien ini. Jujur, kita butuh bantuan seperti halnya rumah singgah ini, sangat jarang ada sekalipun di kota besar. Saya terharu, ditengah banyaknya pekerjaan, para rekan IZI tetap setia melayani para pasien dengan baik. Oleh karenanya, kepada Bapak dan Ibu pasien, tetap semangat untuk bisa sembuh.”

Demikian disampaikan Rahayuningsih dalam kunjungannya di RSP IZI Jateng pada 7 Maret lalu.

Sejalan dengan itu, Djoko Adhi selaku Kepala Perwakilan IZI Jateng menanggapi bahwa kondisi pasien yang beragam membuatnya semakin harus berhati-hati. Dikarenakan harus teliti terhadap jadwal rutin perawatan para pasien serta pelayanan keseharian di RSP.

“Beragam kondisi penyakit yang diidap para pasien kami ini membuat kita semua harus tetap berhati-hati. Disamping memperhatikan jadwal periksa rutin, dan juga menjaga aktifitas keseharian pasien seperti pola makan, interaksi, dan ibadah.” ujar Djoko Adhi.

Djoko Adhi sendiri mengaku mayoritas para pasien yang singgah adalah para pengidap berbagai macam kanker.

“Para pejuang kanker ini perlu didukung dan berikan mereka stimulus positif agar mau sembuh. Disamping harus berobat, mereka tetap rutin jalani berbagai macam terapi yang membuat mereka menjadi beban pikiran. Ya bayangkan saja, dalam sepekan mereka jalani 25 kali terapi, dan tentu saja itu membuatnya lelah. Oleh sebab itu di RSP ini memang sengaja kita berikan stimulus positif agar tidak menjadi beban bagi mereka.” tambah Djoko Adhi.

Dalam kunjungan tersebut turut dilaksanakan pemberian bantuan oleh pihak Yayasan Wakaf Bina Amal.

Sehingga dari hal tersebut, Tri Murwaningsih salah satu pasien mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. Dirinya mengaku harus jalani 33 kali terapi radiasi dalam sepekan. Dilain sisi ia masih harus mengasuh ketiga anaknya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu dan Bapa yang telah berikan bantuan sebanyak ini kepada kami. Entah bila dihitung dengan uang, sudah berapa banyak biaya yang harus saya keluarkan. Kemudian, untuk melangsungkan terapi radiasi saja saya harus jalani 33 kali tiap pekannya. Waktu berobat yang lama ini membuat saya jarang bertemu dengan ketiga anak saya. Tapi walau bagaimanapun saya bertekad sekuat mungkin untuk bisa sembuh dari kanker ini.” pungkas Tri Murwaningsih. (Yuni)

Related posts

Leave a Comment