Feature Megapolitan 

Upaya Sembuhkan Penyakit, IZI & MTXL Bantu Pasien Pengidap Kanker Usus

Bisnis Metro, JAKARTA — Berbagai upaya dilakukan melalui program-program unggulan yang tak lain untuk penuhi hak para fakir miskin.

Fakir miskin sendiri merupakan kategori dalam asnaf zakat. Artinya mereka berhak mendapat bantuan dari para Muzakki (Donatur) melalui lembaga zakat.

Termasuk berbagai macam penderita penyakit yang diidap oleh para kaum Dhuafa sudah menjadi kewajiban untuk dibantu.

Oleh karenanya, LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama Majelis Taklim PT. XL Axiata kembali salur bantuan Layanan Pendampingan Orang Sakit (LAPORS).

Yang kali ini bantuan tersebut diberikan kepada Nalih, manula pengidap penyakit kanker usus.

Menurut penuturan Nalih, awal mula ia rasakan sakit pada tubuhnya sekitar tiga bulan yang lalu. Yakni ia mengaku tidak lancar dalam proses pencernaan dalam tubuhnya.

Hingga suatu ketika, setelah jalani proses pemeriksaan kesehatan, Nalih divonis Dokter mengidap penyakit kanker usus.

“Sejak tiga bulan lalu saya merasakan sakit ini. Awalnya saya susah untuk buang air besar. Sakit perut saya ini. Dan saya anggap ini hanya sakit biasa. Namun setelah saya coba lakukan pemeriksaan, Dokter bilang kalau saya mengidap penyakit kanker usus. Dan kali itu juga saya langsung dirujuk ke RSUP Gatot Subroto Jakarta.”

Demikian disampaikan Nalih ketika dikunjungi tim LAPORS pada Rabu (14/3) di Ciracas, Jakart Timur.

Nalih akui, ia bersama keluarga tak mampu untuk jalani pemeriksaan rutin di rumah sakit rujukan. Selain biaya yang mahal, untuk kesehariannya saja ia hanya mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Sejak saya sakit, saya sudah tidak bekerja lagi karena untuk berjalan pun sulit. Dan entah harus bagaimana, bila saya rutin periksa ke rumah sakit, saya tidak punya biaya. Untuk kebutuhan sehari-hari saja saya harus pinjam kepada keluarga.” tambahnya.

Sehingga dengan mengetahui kondisi Nalih, IZI dan MTXL berikan bantuan kepada Nalih.

Muriyanto selaku Tim LAPORS IZI mengatakan, bentuk bantuan yang disalurkan berupa biaya kesehatan dan kebutuhan sehari-hari selama Nalih jalani pemeriksaan.

“Bentuk bantuan yang kami salurkan berupa biaya kesehatan dan kebutuhan sehari-hari Pak Nalih.” pungkas Muriyanto. (Yuni)

Related posts

Leave a Comment